Sadio Mane Ingin Menjadi Legenda dan berseragam Liverpool

Sadio Mane terus saja diganggu oleh isu isu dia transfernya ke Real Madrid . Tapi Sadio Mane menegaskan kalau dia ingin setia berseragam Liverpool dan menjadi legenda klub itu.

Sadio Mane tampil luar biasa musim ini dengan tembakan 21 gol di seluruh kompetisi, 18 di antaranya dibuat di Premier League. Liverpool dibawanya memuncaki klasemen liga dan bersaing dengan Manchester City berebut gelar juara, serta dalam upaya lolos ke semifinal Liga Champions.

Dengan performa apik seperti ini, jelas Sadio Mane menjadi incaran banyak klub besar Eropa khususnya Real Madrid. Klub asal Spanyol itu kabarnya siap membayar 130 juta pound sterling plus gaji tinggi untuk pesepakbola Senegal itu agar mau pindah ke Spanyol musim depan nanti nya.

Apalagi Zinedine Zidane begitu menginginkan kehadiran Sadio Mane. Tapi harapan Zinedine Zidane bisa jadi pupus karena Sadio Mane sendiri sudah menyatakan bahwa Liverpool adalah klub yang akan menbawak dia ke masa depan.

Selain itu saya sudah bermain 100 laga itu sangat berarti untuk saya. Bermain sebanyak ini untuk klub sebesar Liverpool itu luar biasa.

Dari awal Sadio Mane sejak ditransfer dari Southampton pada 2016 sudah tampil 115 kali dengan torehan 54 gol di seluruh kompetisi.

Robert Lewandowski Kesal Dengan Taktik Niko Kovac

Taktik bertahan yang diusung Nico Kovac mendapat kecaman dari Robert Lewandowski. Karena hal ini, Bayern harus rela disingkirkan oleh Liverpool di babak 16 besar Lga Champions.

Tim asal Jerman ini tidak mampu mencetak gol pada saat ditahan The Reds 0-0 di Anfield pada perjumpaan pertama. Leg kedua juga tidak berbeda jauh, Munchen sepertinya sangat kesulitan dalam membangun serangan, setidaknya ini yang dilihat Lewandowski.

Gol pertama Sadio Mane di babak pertama menjadi vital bagi pasukan Jurgen Klopp karena melecut kepercayaan diri para pemain lawan. Walaupun Bayern mampu menyamakan kedudukan lewat bunuh diri Joel Matip.

Namun gol dari Virgil Van Dijk dan Sadio Mane membuat Bayern tersisih dari Babak 16 besar Liga Champions tadi malam.

Lewandowski sudah kesal ketika Bayern menerapkan taktik bertahan di Anfield, menurutnya leg pertama adalah kesempatan mereka untuk dapat menciptkan gol tandang dan membuat Liverpool kesullitan.

“Kami ini bermain di kandang sendiri, tapi kita tidak menampilkan permainan menyerang karena itulah kami kalah dari Liverpool,” keluhnya.

“Saya tidak senang, saya sangat geram, karena kami tahu kami bisa melakukan yang lebih akan tapi kami tidak bisa melakukannya,” tandasnya.