Guardiola Senang Lihat Penampilan De Bruyne

Manager Manchester City, Josep Guardiola, mengaku senang dengan performa timnya melawan Crystal Palace di pekan 33 Liga Inggris 2018-2019. Bertandang ke Selhurts Park, Minggu 14 April 2019, The Citizens unggul 3-1 berkat dua gol dari Raheem Sterling (15), (63) dan Gabriel Jesus (90). Sementara tim tamu hanya dapat membalas lewat Luka Milivojevic (81).

Guardiola senang melihat penampilan anak asuhnya bermain di markas Palace. Gelandang Man City, Kevin de Bruyne, menjadi salah satu pemain penting pada pertandingan ini.

“Tiga atau empat pertandingan terakhir, dia (De Bruye) bermain sangat luar biasa. Kami sangat merindukannya.Dia memiliki visi sepakbola yang bagus dan operan dia selalu dapat mengejutkan saya. Dengan dia, permainan kami di area musuh menjadi lebih berbahaya,” ujar Guardiola, melansir dari laman Sky Sport, Senin (15/4/2019).

“Hari ini dia (De Bruye) tampil dengan sangat baik. Tentu saja, dia segar secara mental, dan kakinya juga dalam situasi itu,” tambahnya.

Bukan hanya dua assist nya yang sangat penting, dia merupakan pemain penting bagi kami secara keseluruhan,” tukasnya.

Guardiola Jauhi Pemainnya dari Minuman Beralkohol

Cara unik diberlakukan Pep Guardiola terhadap para pemain Manchester City (Man City) kala memasuki periode genting. Sukses melaju ke final Piala FA seusai menyingkirkan Brighton & Hove Albion, Sabtu (6/4), pelatih asal Spanyol melarang pasukannya untuk menenggak minuman beralkohol dalam masa seperti ini.

Guardiola menyatakan bahwa pola hidup sehat yang dicanangkannya agar pasukannya dapat maksimal dalam menyelesaikan musim ini dengan baik. Terlebih, Man City berpeluang meraih quadruple. Selain Piala Liga, Vincent Kompany dkk bersaing di Piala FA, Liga Primer, dan Liga Champions. Man City bertandang ke Tottenham Hotspur, Stadium markas Tottenham Hotspur, pada leg pertama perempat final, dini hari nanti.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu mengungkapkan fisik yang bagus akan sangat berguna ketika sedang melakoni jadwal padat berbagai kompetisi. Hal tersebut dapat menghindarkan pemainnya dari resiko cedera dan tetap fokus pada pertandingan nanti.

“Satu-satunya fokus kami adalah hindari minuman alkohol dan bir tentunya. Para pemain harus banyak istirahat, makan yang cukup dan mempersiapkan pertandingan melawan salah satu tim terbaik di Liga Primer dan Eropa (Tottenham),” ungkap Guardiola, dilansir tribalfootball.com.

Dia juga rasa puas terlalu dini juga merupakan bumerang bagi tim kami. Guardiola menganggap sebagai pemburu gelar, Man City harus memiliki dua faktor utama keberhasilan, yakni kebugaran dan ambisi. Memang mendapatkan Piala Liga sangatlah bagus. Tapi, dia tidak mempunyai banyak waktu mengatakan kepada diri sendiri bahwa apa yang diraih sangat bagus.

“Kami tidak akan seperti itu. Kami harus fokus kepada pertandingan yang akan kami jalani,” tandasnya. Pesan ini bukan pertama kali disampaikan Guardiola kepada para pemainnya. Musim lalu, juru taktik kelahiran Santpedor, Spanyol, itu juga menyatakan bahwa melarang pemainnya untuk minum bir saat selebrasi. “Normalnya tidak ada alkohol atau minum-minum. Merayakan sesuatu sebelum mendapatkan tropi itu adalah semua kesalahan. Itu tidak masuk akal.”

Sane Masih Masuk Rencana Pep Guardiola

Klub Premier League, Manchester City sudah mengambil keputusan terkait masa depan Leroy Sane. The Citizens dikabarkan tidak akan meninggalkan Manchester City dibursa transfer musim panas nanti.

Sane berhasil didatangkan dari Schalke pada tahun 2016 silam kini sudah menjadi pilar utama di lini depan Manchester City. Ia menjadi pelaku utama keberhasilan City dalam menjuarai Liga Inggris musim lalu.

Namun posisi dia di musim ini sudah terancam. Pasalnya pemain baru mereka, Riyadh Mahrez juga menjadi pemain utama untuk menggantikan dia,sehingga ada rumor bahwa ia kan pergi ke klub besar lainnya.

Diberitakan The Mirror, rumor ini tidaklah benar. Pasalnya Manchester City tidak berminta untuk menjual sang winger andalannya.

Menurut laporan tersebut, Manchester City tidak tertarik untuk melepaskan Sane masih masuk dalam rencananya Pep Guardiola.

Pep Guardiolasudah mengadakan pembicaraan dengan empat mata.Ia pun menyatakan bahwa ia masih menjadi winger utama di City dan ia harus bermain secara konsisten atau tidak Mahrez yang akan menggantikannya.

Sane sendiri kabarnya sudah menerima dengan baik penjelasan Guardiola itu. Ia siap untuk bersaing dengan Mahrez agar tetap menjadi pemain reguler di City.

Bayern Munich Vs Liverpool: Buruknya Rekor Tandang The Reds

Liverpool akan menantang Bayern Munich di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Lawatan Liverpool ke Jerman tidak dibekali dengan rekor yang meyakinkan. Duel Bayern vs Liverpool akan digelar di Allianz Arena. Kedua tim berimbang 0-0 di leg pertama yang dilangsungkan di Anfield, tiga pekan lalu.

Dengan situasi demikian, the Reds sebenarnya sedikit diuntungkan. Hasil seri paling tidak 1-1 bisa meloloskan pasukan Juergen Klopp itu dengan keunggulan produktivitas gol tandang. Sebaliknya, Die Roten mesti menang atau mencetak lebih banyak gol dari tim tamu. Misi lolos Liverpool dibayangi rekor tandang yang kurang oke di kompetisi ini. Opta menunjukkan, Liverpool menderita kekalahan di empat pertandingan tandang terakhirnya di Liga Champions dengan hanya membuat tiga gol dan kemasukan sembilan gol.

Berturut-turut Si Merah ditekuk AS Roma 2-4 (semifinal leg II 2017/18), Napoli 0-1, Red Star Belgrade 0-2, dan Paris St. Germain 1-2 (fase grup 2018/19). Sedangkan terakhir kali Liverpool memenangi laga di markas lawan ialah ketika menghempaskan Manchester City 2-1 di Etihad pada laga leg II perempatfinal 2017/18.

“Ini akan menjadi sebuah pertandingan yang menarik,” bek tengah LiverpoolVirgil van Dijk, mengatakan dikutip the Guardian. “Mereka (Bayern -red) bermain bagus di sini, rapat terutama di belakang dan sudah jelas mereka segan kepada kami.” “Pertandingan akan sulit dan kami harus bisa bermain lebih baik daripada beberapa laga tandang terakhir di Liga Champions. Memang di laga-laga fase grup kami tidak sebagus yang kami inginkan tapi toh kami tetap lolos ke fase gugur.”

“Sekarang, situasinya 0-0 dan kami ingin melakukan segalanya yang memungkinkan untuk lolos. Kami tahu pertandingan ini akan sangat berat dan sulit,” imbuh Van Dijk, yang akan main lagi setelah skorsing.