Sadio Mane menjalani musim yang gemilang

Kabarnya Sadio Mane menjalani musim yang gemilang bersama Liverpool pada 2019 ini. Bahkan, kapten PSG, Thiago Silva, menilai pemain 27 tahun tersebut layak untuk masuk kandidat peraih Ballon d’Or 2019.

Sadio Mane juga bermain bagus di Liga Champions. Mantan pemain FC Salzburg mencetak empat gol dan membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions musim 2018/2019 yang lalu.

Pemain Liverpool ini meraih gelar top skor Premier League 2018/2019, bersama Mohamed Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang. Mereka bertiga mencetak 22 gol musim lalu.

Dia mampu membawa Senegal lolos ke final Piala Afrika 2019. Akan tetapi, langkah Sadio Mane untuk menjadi juara digagalkan oleh Aljazair. Pada laga final, Senegal kalah 1-0 dari Aljazair.

Pemain tersebut sudah bisa di kategorikan sebagai pemain kelas kakap dunia. dengan cara kontrol bola dan bermain dengan cerdas dan kemampuan yang dia miliki sekarang bisa meraih Ballon d’Or.

Sadio Mane masuk kandidat peraih gelar. Dia memang gagal masuk dalam tiga besar peraih suara. Namun, dia mendapat banyak dukungan dari pemain level dunia yang sudah top.

Salah satu yang memberikan suara untuk Sadio Mane adalah Lionel Messi, peraih FIFA Best 2019. La Pulga menempatkan Sadio Mane pada pilihan utamanya, yang berarti Sadio Mane mendapatkan lima poin.

Harga Sadio Mane melonjak naik

Kabarnya harga Sadio Mane saat ini sudah naik mencapai 100 juta pounds lebih alias di atas Rp1,7 triliun. Sadio Mane direkrut oleh Liverpool pada tahun 2016 lalu dari Southampton. Saat itu nilai transfernya sekitar 34 juta pounds.

Pemain asal Senegal ini juga berperan membawa Liverpool memenangkan trofi Liga Champions pada musim 2018-19 kemarin. Di musim yang sama ia juga mampu menjadikan dirinya sebagai top skor Premier League bersama Mohamed Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Pria kelahiran Senegal ini baru saja mencatatkan rekor baru di Premier League. Ia jadi satu-satunya pemain yang tak pernah merasakan kekalahan di kandang sendiri untuk satu klub dalam 50 pertandingan di liga.

Sadio Mane saat ini masuk jajaran penyerang kelas elit dunia, baik untuk urusan olahraga maupun finansial. Ia menyebut saat ini harga sang penyerang sudah naik tiga kali lipat dari harga sebelum nya.

Bersama Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Sadio Mane menjadi bagian dari trio lini serang Liverpool yang menakutkan. Aldridge berharap musim ini ketiganya bisa tetap bugar dan terhindar dari cedera.

Pasalnya menurutnya ketiga pemain itu akan berperan sangat vital dalam usaha Liverpool untuk bisa meraih trofi Premier League. Demikian juga dengan usaha mereka untuk mempertahankan trofi Liga Champions.

Liverpool meraih lima kemenangan dari lima pertandingan di Premier League. Tengah pekan ini, Sadio Mane dkk akan menjalani laga perdananya di Liga Champions mendatang melawan Napoli di Naples.

Sadio Mane Ingin Menjadi Legenda dan berseragam Liverpool

Sadio Mane terus saja diganggu oleh isu isu dia transfernya ke Real Madrid . Tapi Sadio Mane menegaskan kalau dia ingin setia berseragam Liverpool dan menjadi legenda klub itu.

Sadio Mane tampil luar biasa musim ini dengan tembakan 21 gol di seluruh kompetisi, 18 di antaranya dibuat di Premier League. Liverpool dibawanya memuncaki klasemen liga dan bersaing dengan Manchester City berebut gelar juara, serta dalam upaya lolos ke semifinal Liga Champions.

Dengan performa apik seperti ini, jelas Sadio Mane menjadi incaran banyak klub besar Eropa khususnya Real Madrid. Klub asal Spanyol itu kabarnya siap membayar 130 juta pound sterling plus gaji tinggi untuk pesepakbola Senegal itu agar mau pindah ke Spanyol musim depan nanti nya.

Apalagi Zinedine Zidane begitu menginginkan kehadiran Sadio Mane. Tapi harapan Zinedine Zidane bisa jadi pupus karena Sadio Mane sendiri sudah menyatakan bahwa Liverpool adalah klub yang akan menbawak dia ke masa depan.

Selain itu saya sudah bermain 100 laga itu sangat berarti untuk saya. Bermain sebanyak ini untuk klub sebesar Liverpool itu luar biasa.

Dari awal Sadio Mane sejak ditransfer dari Southampton pada 2016 sudah tampil 115 kali dengan torehan 54 gol di seluruh kompetisi.

Robert Lewandowski Kesal Dengan Taktik Niko Kovac

Taktik bertahan yang diusung Nico Kovac mendapat kecaman dari Robert Lewandowski. Karena hal ini, Bayern harus rela disingkirkan oleh Liverpool di babak 16 besar Lga Champions.

Tim asal Jerman ini tidak mampu mencetak gol pada saat ditahan The Reds 0-0 di Anfield pada perjumpaan pertama. Leg kedua juga tidak berbeda jauh, Munchen sepertinya sangat kesulitan dalam membangun serangan, setidaknya ini yang dilihat Lewandowski.

Gol pertama Sadio Mane di babak pertama menjadi vital bagi pasukan Jurgen Klopp karena melecut kepercayaan diri para pemain lawan. Walaupun Bayern mampu menyamakan kedudukan lewat bunuh diri Joel Matip.

Namun gol dari Virgil Van Dijk dan Sadio Mane membuat Bayern tersisih dari Babak 16 besar Liga Champions tadi malam.

Lewandowski sudah kesal ketika Bayern menerapkan taktik bertahan di Anfield, menurutnya leg pertama adalah kesempatan mereka untuk dapat menciptkan gol tandang dan membuat Liverpool kesullitan.

“Kami ini bermain di kandang sendiri, tapi kita tidak menampilkan permainan menyerang karena itulah kami kalah dari Liverpool,” keluhnya.

“Saya tidak senang, saya sangat geram, karena kami tahu kami bisa melakukan yang lebih akan tapi kami tidak bisa melakukannya,” tandasnya.

Bayern Munich Vs Liverpool: Buruknya Rekor Tandang The Reds

Liverpool akan menantang Bayern Munich di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Lawatan Liverpool ke Jerman tidak dibekali dengan rekor yang meyakinkan. Duel Bayern vs Liverpool akan digelar di Allianz Arena. Kedua tim berimbang 0-0 di leg pertama yang dilangsungkan di Anfield, tiga pekan lalu.

Dengan situasi demikian, the Reds sebenarnya sedikit diuntungkan. Hasil seri paling tidak 1-1 bisa meloloskan pasukan Juergen Klopp itu dengan keunggulan produktivitas gol tandang. Sebaliknya, Die Roten mesti menang atau mencetak lebih banyak gol dari tim tamu. Misi lolos Liverpool dibayangi rekor tandang yang kurang oke di kompetisi ini. Opta menunjukkan, Liverpool menderita kekalahan di empat pertandingan tandang terakhirnya di Liga Champions dengan hanya membuat tiga gol dan kemasukan sembilan gol.

Berturut-turut Si Merah ditekuk AS Roma 2-4 (semifinal leg II 2017/18), Napoli 0-1, Red Star Belgrade 0-2, dan Paris St. Germain 1-2 (fase grup 2018/19). Sedangkan terakhir kali Liverpool memenangi laga di markas lawan ialah ketika menghempaskan Manchester City 2-1 di Etihad pada laga leg II perempatfinal 2017/18.

“Ini akan menjadi sebuah pertandingan yang menarik,” bek tengah LiverpoolVirgil van Dijk, mengatakan dikutip the Guardian. “Mereka (Bayern -red) bermain bagus di sini, rapat terutama di belakang dan sudah jelas mereka segan kepada kami.” “Pertandingan akan sulit dan kami harus bisa bermain lebih baik daripada beberapa laga tandang terakhir di Liga Champions. Memang di laga-laga fase grup kami tidak sebagus yang kami inginkan tapi toh kami tetap lolos ke fase gugur.”

“Sekarang, situasinya 0-0 dan kami ingin melakukan segalanya yang memungkinkan untuk lolos. Kami tahu pertandingan ini akan sangat berat dan sulit,” imbuh Van Dijk, yang akan main lagi setelah skorsing.